e l a r a – intro-externalized story

Posted: May 31, 2013 in Kisah Para Alien (INFJ)
Tags: , , ,

So let me begin by recalling my past 🙂

Sebagai seorang anak kecil, gw terbilang anak penurut, teratur,pintar, hanya saja tidak suka belajar 🙂 Hobi bermain bersama teman, berbagi jajanan, dan melakukan “petualang2an” kecil.
Had much fun with friends, tapi gw inget kebiasaan dulu, bawa kain batik punya mama, dibawa ke loteng, kain itu gw iket-simpul di sela2 tiang besi jemuran bikin semacem ayunan, and lay down there for hours. Loteng dan ayunan itu semacem “sanctuary” gw dan disana bebas bermimpi, berimajinasi, dan memikirkan hal2 menyenangkan lainnya.

Beranjak remaja, dan tergabung dalam sebuah geng, gw dikenal sebagai provokator dan biangnya rusuh 😀 tapi ga jarang gw feel awkward in many situation, sering tiba2 merasa lelah secara emosional dan hanya ingin sendiri. Sifat yang terlihat bertolak belakang kaya gitu banyak ga dipahami orang, termasuk gw sendiri. Saat itu gw anggap mungkin hanya sebagaifase peralihan menuju dewasa.

Semakin berpikir, semakin berkontemplasi, semakin merasa, semakin banyak juga kontra yang gw rasakan terhadap sekitar, membuat gw kebingungan, dan pada saat yang sama, gw selalu internalize semua ‘beban’ yg gw rasakan, karena kenyataannya ide atau hal yang gw sampaikan, sering terasa tidak masuk akal bagi orang-orang. Merasa “sendirian” dan banyak dicap sebagai orang aneh, membuat gw larut dalam dunia sendiri. Ada satu pengalaman remaja gw yang humor
sekaligus horor, adalah ketika mama tercinta sampe memeriksanakan gw ke dokter syaraf, she must be afraid something wrong with me or whether my “strange” behavior lead to
mental disease. ohhh holylord!!! :))

Selanjutnya, gw berusaha bersikap se”normal” mungkin, hidup seperti kebanyakan, walopun pada akhirnya membuat gw semakin depressed. Setahun belakangan, semuanya berubah, ketika gw menemukan semacem tes kepribadian, dan mendapatkan hasil INFJ. Sejauh ini deskripsi tentang INFJ, mampu memaparkan secara detail tentang kepribadian gw yang sebenarnya, walaupun awalnya agak shock, dan ada sedikit denial dan penasaran, gw terus mencari informasi seputar INFJ. Amazingly, gw menemukan pattern yang sama dari para INFJ tidak terkecuali mereka yang berada di belahan lain dunia. Mengetahui dan memahami bahwa gw adalah seorang INFJ mengubah hidup gw, klo bahasa puitis nya, INFJ ‘menyelamatkan’ hidupku 😀 Gw ini normal, normal dengan segala pemikiran rumit gw, normal dengan sifat introvert gw, dan normal dengan hiper sensitivitas yang gw milikin. Orang seperti gw hanya jarang aja ditemuin. All of my ‘strange’ behavior was somewhat explainable.

Seandainya semua orang mempunyai pengetahuan mengenai tipe kepribadian orang lain, terutama INFJ, mungkin gw dan fellow yg lain ga begitu saja dicap aneh, dan disalah artikan. Gw berharap fellow yang lain tidak mengalami fase terpuruk seperti yang gw alamin, hopefuly mereka mendapat support system dari lingkungan sekitar, karena bagaimanapun, ketika visi kita terwujudkan, gw yakin dunia ini akan lebih indah~

dedicated to all INFJ fellow in Indonesia..

By : @kinanmilia

 

3D_animated_vector_globe

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s