PENGEMBANGAN PRIBADI – INFJ ( Personality Growth by Personality Page)

Posted: July 14, 2013 in Profil INFJ (Introvert, Intuitive, Feeling, Judging)
Tags: , ,

Apa arti sukses bagi INFJ?

Orang-orang dengan tipe kepribadian INFJ memiliki sifat intens dan perfeksionis. Mereka mempunyai wawasan mendalam terhadap berbagai aspek dalam kehidupan, dan biasanya memiliki standar yang sangat tinggi untuk pemahaman dan pencapaian mereka, sebagai mana juga terhadap orang lain. Mereka berorientasi melayani orang lain, dan empatic terhadap individu lain. INFJ berusaha mencapai keadaan ideal untuk setiap aspek kehidupan mereka. Perasaan kesuksesan bagi INFJ berpusat disekitar tingkat pemahaman dan pencapaian diri mereka, merasa berguna dan dapat melayani orang lain, dan kondisi dari hubungan personal mereka. INFJ akan merasa telah sukses apabila mereka telah dapat menggunakan pengertian mendalam mereka terhadap sesuatu dan dapat secara nyata dapat membantu seseorang. Kita terkadang mendapati INFJ sebagai seorang penasihat dan guru, atau dibidang medis dan kesehatan.

Mengembangkan Kekuatan INFJ-mu

Sebagai INFJ, kamu memiliki anugrah khusus yang hanya dimiliki oleh INFJ dan merupakan kekuatan yang tidak alami ada di tipe lain. Dengan mengenali anugrah khususmu dan mendorong pertumbuhan dan perkembangannya, kamu akan lebih siap untuk melihat tempatmu didunia ini, dan kamu sendiri akan puas dengan peranmu.

Hampir semua INFJs akan mengenali karakteristik berikut dalam diri mereka. Mereka harus merangkul dan memelihara kekuatan ini:

* Mereka luar biasa mendalam, dan dapat melihat hal-hal yang tidak jelas menurut orang lain, Kemampuan untuk melihat pola dan makna di dunia ini dapat membantu INFJ dalam berbagai cara. INFJs biasanya memiliki sejumlah besar wawasan terhadap berbagai macam situas dan manusia yang berbeda.

* Ketika diberi tujuan atau sebuah konteks, seorang INFJ mampu menghasilkan segala macam kemungkinan. Mereka mampu melihat masalah dari berbagai sudut pandang.

* Mereka memahami perasaan orang lain, dan benar-benar peduli dengan orang lain. Empati dan kepedulian alami ini akan sangat membantu secara efektif orang lain terkait masalah mereka. dengan cara ini mereka akan menjadi teman , penasihat, guru dan pasangan.yg hebat.

* Mereka memiliki sifat “sangat taat”, mereka tidak takut akan kerja kerjas, dan akan mengajukan sejumlah besar upaya menuju sesuatu yang mereka yakini, ketekunan ini akan membantu INFJ untuk mencapai tujuan diidentifikasi.

* Perfeksionis dan idealis, mereka selalu berjuang untuk yang terbaik.

* Biasanya cerdas dan mampu berkonsentrasi dan juga fokus, INFJ biasanya dapat menangkap ide dan konsep-konsep yang sulit.

INFJ yang memiliki fungsi “Extraverted Feeling” berkembang dengan baik untuk melengkapi fungsi utama mereka “Introvert Intuition” akan mendapatkan anugrah khusus berikut :

* Mereka dapat mengubah pemahaman mendalam mereka terhadap sebuah situasi kepada rencana aksi tindakan yang sukses.

* INFJ yang memiliki fungsi “Judgment” berkembang dengan baik akan mampu untuk meraih dan memproses sebuah konsep yang jauh melebihi apa yang kecerdasan alami mereka tampaknya bisa hadapi.

* Mereka mungkin untuk mencapai tingkat pemahaman yang membuat mereka tampak bijaksana.

* Perfeksionis dan idealis dalam INFJ, ketika digabungkan dengan sifat Empati dan perhatian tulus terhadap orang lain, dapat menyebabkan mereka untuk menjadi “pelayan sejati” terhadap orang-orang dengan berbagai caranya. Mereka akan mungkin menjadi Docter, Menteri atau penasihat yang sangat baik. Jika mereka juga mencapai kebijaksanaan hidup dengan jumlah yang baik, mereka bisa menjadi kekuatan yang dahsyat, seperti Jesus (INFJ), dan Mahatma Gandhi (INFJ).

Potensi Area Masalah.

Dengan memiliki anugrah atau kekuatan, terkait juga kelemahan. Tanpa adanya “Buruk”, Tidak akan ada ” Baik”. Tanpa adanya “Sulit”, tidak akan ada “Mudah”. Kita menghargai kekuatan kita, tapi kita terkadang mengutuk atau mengabaikan kelemahan kita. Untuk tumbuh sebagai seseorang dan mendapatkan apa yang kita inginkan dalam hidup, kita tidak hanya bisa dengan memanfaatkan kekuatan kita, tapi juga harus bisa menghadapi kelemahan kita dan dapat menanganinya. Itu berarti melihat secara mendalam pada potensi Area masalah dalam kepribadian kita.

INFJ adalah pribadi langka dan orang-orang cerdas dengan berbagai macam anugrah khususnya. Ini yang harus tetap ada didalam benak kita membaca hal-hal negatif tentang kelemahan INFJ. Patut diingat bahwa kelemahan tersebut memang alamiah. Kami menawarkan informasi ini untuk menjadikannya sebagai perubahan positif, daripada kritik yang mencolok. Kami menginginkan anda untuk tumbuh kepada potensi penuh anda, dan menjadikan anda sebahagia dan sesukses mungkin yang dapat anda bisa.

Sebagian besar karakteristik kelemahan INFJ dikarenakan dari fungsi dominan mereka yaitu “Introvert Intuition”, mengambil alih kepribadian mereka ketitik dimana “kekuatan” lain ada dalam kepribadian mereka tidak lebih untuk “melayani” tujuan dari fungsi “Introvert Intuition” . Dalam kasus tersebut, INFJ mungkin menunjukkan beberapa atau semua dari kelemahan tersebut dengan tingkat yang bervariasi:

* Mungkin tidak menyadari (dan kadang-kadang tidak peduli) tentang bagaimana mereka “menjumpai” orang lain.
* Mungkin cepat mengabaikan masukan dari orang lain tanpa benar-benar mempertimbangkannya.
* Mungkin untuk menerapkan penilaian mereka lebih sering terhadap orang lain, daripada kepada diri mereka sendiri.
* Dengan kemampuan mereka untuk melihat masalah dari berbagai sisi, mereka kadang mungkin selalu menyalahkan orang lain pada berbagai masalah yang menimpa hidup mereka.
* Mungkin memiliki harapan yang tidak realistis dan / atau tidak masuk akal kepada orang lain.
* Mungin untuk tidak memiliki sikap toleransi terhadap kelemahan orang lain.
* Mungkin percaya bahwa mereka selalu benar.
* Mungkin terobsesi dan bersemangat pada rincian yang tidak penting pada gambaran besar.
* Mungkin pedas dalam mengejek dan sarkastik terhadap orang lain.
* Mungkin memiliki temperamen yang cepat dan intens.
* Mungkin menjadi tegang, terluka, dan memiliki tekanan darah tinggi dan sulit untuk santai.
* Mungkin menyimpan dendam, dan sulit untuk memaafkan orang lain.
* Mungkin menjadi plin-plan dan tidak yakin bagaimana untuk bertindak pada situasi yang membutuhkan pengambilan keputusan dengan cepat.
* Mungkin mengalami kesulitan mengkomunikasikan pikiran dan perasaan mereka kepada orang lain
* Mungkin melihat begitu banyak garis singgung di mana-mana dimana mereka tidak dapat tetap fokus pada intinya atau gambaran besarnya.

Penjelasan Masalah.

Sebagian besar potensi masalah yang dideskripsikan diatas adalah hasil dari fungsi utama “Introvert Intuition” mengambil alih Kepribadian INFJ ketitik dimana fungsi lain menjadi “budak” bagi fungsi “Introvert Intuition” , Kepribadian yang sehat harus memiliki keseimbangan antara fungsi dominan dan fungsi pendukungnya. Bagi INFJ, fungsi dominan “Introvert Intuition” perlu didukung dengan baik oleh fungsi pendukung mereka ” Extravert Feeling”. Jika fungsi “Extraverted Feeling” mereka hadir hanya untuk mendukung fungsi utama “Introvert Intuition” , maka kedua fungsi tersebut tidak akan dapat digunakan pada potensi penuhnya.

“Introvert Intuition” adalah fungsi kepribadian yang secara konstan mengumpulkan informasi, dan melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang, sebagai fungsi dominan dalam kepribadian, “Introvert Intuition” memiliki efek secara konstan memborbardir kejiwaan dengan informasi baru untuk dipertimbangkan. “Introvert Intuition” adalah seperti kerangka untuk memahami yang ada didalam pikiran. Sebagai sesuatu yang dipersepsikan, hal tersebut melebur kepada kerangka intuitive yang sudah ada. Jika ada sepotong informasi yang benar-benar baru sedang dipersepsikan oleh “Introvert Intuition”, orang tersebut harus meredefinisi ulang seluruh kerangka referensi mereka. Jadi,” Introvert Intuition” terus menyerap informasi tentang dunia yang perlu diproses dengan cara yang relatif panjang agar dapat dipahami. Hal tersebut menyajikan cukup tantangan bagi INFJ, Sangat tidak biasa bagi INFJ untuk merasa kewalahan dengan semua hal yang dia perlu
untuk dipertimbangkan secara penuh akan sebuah ide atau situasi.

Ketika “Introvert Intuition” mendominasi INFJ sehingga fungsi lain tidak dapat melayani sesuai fungsi/tujuannya, kita akan mendapati INFJ mengabaikan informasi yang seharusnya dipertimbangkan. Jika jiwa disajikan informasi yang terlihat segalanya seperti apa yang ” Introvert Intuition” telah proses dimasa lalu, maka “Extraverted Feeling” akan digunakan secara cepat untuk menolaknya. Jiwa yang menggunakan “Extraverted Feeling” untuk menolak ide-ide, daripada mengambil informasi kepada kerangka “Introvert Intuition”, dan oleh karenanya berpotensi untuk mem”bentuk”ulang atau meredefinisi kerangka kerja itu.

Menggunakan “Extraverted Feeling” dengan cara ini mungkin akan secara efektif melayani kebutuhan mendesak dari “Introvert Intuition”, tapi hal ini tidak ideal. Hal ini akan menyebabkan INFJ untuk tidak mempertimbangkan informasi yang mungkin berguna atau informasi “kritis” dalam mengembangkan pemahaman yang sesungguhnya dari sebuah isu. Hal itu dapat menyebabkan INFJ tampak sebagai terlalu kuat berpendirian atau sombong kepada orang lain.

Penggunaan yang lebih baik dari “Extraverted Feeling” pada INFJ yaitu dengan menggunakannya untuk menilai kekayaan wawasan mendalam INFJ dan menimbangnya pada dunia luar. Ketika kepribadian INFJ menggunakan “Extraverted Feeling” untuk “memotong” informasi yang masuk, daripada menggunakannya untuk menilai Intuisi internal mereka, hal itu sangat efektif untuk mencurangi dirinya sendiri. Hal itu seperti mendapatkan jawaban pada sebuah test tanpa perlu untuk benar-benar mengerti pertanyaannya. Lebih mudah untuk mendapatkan jawaban, daripada harus memikirkan semuanya. Bagi INFJ, yang memiliki sejumlah besar informasi dan “mempelajari” kebutuhan itu yang harus dilakukan, sangat menggoda mereka untuk mengambil jalan pintas. Kebanyakan INFJ akan melakukan hal tersebut sampai batas tertentu. Masalah yang sebenarnya akan terjadi ketika kepribadian INFj telah menjadi sangat tidak seimbang dan sipemiliknya merasa ekstrim diri sendiri lebih penting dan jarang untuk mempertimbangkan pendapat atau ide orang lain.

Advertisements

Pages: 1 2

Comments
  1. mithaget says:

    Terima kasih..
    Saya merasa lebih baik

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s