Kisahku : INFJ.

Posted: November 17, 2013 in HOME, Kisah Para Alien (INFJ)

by : Moody

Saya tipe orang yang pendiam, suka menyendiri, dan pemalu. Saya orangnya kreatif, tapi terkadang susah untuk menunjukkannya. Pengalaman saya semasa kecil sering di bully dan hal ini saya pendam sendiri. Saya merasa berbeda dengan anak anak lain semenjak kecil, saya suka ngomong dengan diri sendiri dan juga suka memperhatikan orang orang dan menebak perasaan ataupun karakter orang tersebut. Saya ingat, kalau sakit demam, saya selalu bermimpi hal yang sama dan menakutkan.

Hal hal yang saya tebak selalu benar, tetapi jika saya sampaikan kepada orang tersebut, katanya salah, entah ada penyangkalan dari mereka atau apapun itu, yang pasti hati dan pikiran saya tidak mau berhenti berfikir sampai terkadang susah tidur. Dari kecil saya suka sekali pelajaran mengarang karena memang hobi saya berimajinasi. Imajinasi itu antara lain menemukan sebuah ruangan di bawah tanah yang didalamnya seperti sebuah rumah lengkap dengan perabotannya, dan suka membayangkan rumah impian dengan desain sendiri. Semakin kesini bayangan rumah itu semakin nyata detail bentuk dan gambarannya (mudah mudahan terwujud ) Beranjak dewasa saya tetap dengan karakter sama dan sering mengalami “kegalauan”. Kadang apa yang saya bicarakan selalu sulit dimengerti oleh orang orang disekitar saya. Karena itu, saya jadi malas berbicara banyak dengan orang orang kecuali orang itu membuat saya nyaman bercerita dan cocok dengan karakter saya.

Pernah ada momen aneh, ketika itu menjelang wisuda, setiap saya berdoa atau membaca ayat suci, saya sering menangis tanpa tau sebabnya, bahkan sampai dada terasa sesak. Lalu setiap saya tidur dengan posisi lampu mati, saya selalu mimpi seram dan mimpi itu sama. Pernah juga saya melihat badan sendiri, seperti keluar dari tubuh sendiri, antara sadar dan tidak. Kejadian yang semakin aneh itu, membuat orang tua saya memaksa saya untuk berobat ke “orang pintar”. Saya sangat kebingungan waktu itu, karena saya sendiri tidak merasa sakit atau stres, karena saran atau pengobatan itu selalu kontra dengan diri pribadi.

Kejadian aneh lainnya saya pernah melihat sebuah cahaya putih di rumah, disaksikan dengan saudara saya yang juga melihat cahaya putih itu di punggung saya. Sampai sekarang saya tidak mengerti apa itu, dan saya merasa asing, merasa sendirian kalau sedang berada ditengah banyak orang. Saya merasa tidak memiliki indra keenam, saya juga tidak stres, tapi tidak ada yang mempercayai saya.

Saya keras kepala dan lumayan idealis tapi kenyataanya susah untuk menentang dan butuh kekuatan yang sangat besar untuk mengeluarkannya, seperti perasaan tidak tega atau tidak enak hati. Terkadang saya suka mengalah bahkan seringnya begitu, ada perasaan ga enak, takut menyakiti bahkan ketika saya berada di posisi yang bernarpun saya tidak mengatakan yang sebenarnya, jadi biar tergangtung asumsi mereka saja, toh nanti akan terlihat sendiri siapa yang benar dan yang salah, meskipun hati saya ingin sekali berteriak apa yang sebenarnya. Orang disekitar saya harus tau zona nyaman saya adalah kamar saya sendiri. Disana saya sering bermimpi seru, sampai saya terbangun dan lgsg saya jurnal di kertas atau media lain, dan impian saya, mimpi mimpi itu kelak bisa dijadikan film.

Disisi lain, saya juga suka merasa bisa menggambarkan ekspresi seseorang dari tulisan atau dari gesture nya. Dan setelah mengetahui kalau saya ini INFJ, sekarang saya bisa lebih bisa menerima kalau saya memang berbeda, tetapi masih saja masih belajar mengontrol emosi, jika teman teman dekat saya bilang kalau saya ini aneh. Yah memang kebanyakan begitu, mereka sulit menebak pribadi saya. Hal ini memang menjadi kendala saya dalam bersosialisasi karena takut disalah pahami orang. Meskipun saya ingin banyak teman, pada kenyataanya saya sering fokus pada satu orang saja di setiap perannya, jadi memang benar satu orang saja sudah cukup bagi saya seorang INFJ. Setelah tau soal INFJ, apapun itu, tidak usah terlalu dipusingkan, walaupun berat menjalani hidup sebagai INFJ, tetapi sekarang saya lebih tenang dalam menjalaninya.

Advertisements

Marissa

It might be terribly self-centered to devote an entire post to my Myers-Briggs personality type, but I’m going to do it anyway (think of it as a birthday present to myself). As the rarest personality type, we INFJs often feel misunderstood and alone. Most estimates say that less than 1-2% of the population have this type. That’s one reason discovering our label is so important to us (as I’ve written about before). It lets us know that we are not abnormal, flawed humans. We’re perfectly normal INFJs. This isn’t going to be the first list of it’s type. There’s a Top 10 Things Every INFJ Wants You To Know list and one titled How to love your INFJ? This last one is written mostly for romantic relationships, but it’s funny and true so I linked to it anyway. Though these two lists, and others like them, are excellent…

View original post 528 more words

I am an INFJ

Posted: November 13, 2013 in HOME, Kisah Para Alien (INFJ)

Tan Meng Chuan - Never, Never, Never Quit

I had recently taken the Myers-Briggs Type Indicator and the results were pleasantly surprising. The first time I took it was 15 years ago at the tender age of 14. Then I was one of the more common types, INFP. Now, it seems that I can claim to be one of the rarest types, INFJ.

I’m amazing how much I have changed and not changed. So I decided to do a little bit more research about my new found type and found this elaborate and descriptive exposition (below) by a Dr A.J. Drenth, to whom I now owe a deep gratitude towards.

If you are an INFJ, feel free to drop me a message and connect (we are a rare breed after all). I suspect I’m only touching the tip of my own personality ice berg. And with this deeper understanding of myself I can continue to work on a…

View original post 5,404 more words

Our unique traits

Posted: November 13, 2013 in HOME, Kisah Para Alien (INFJ)

Ya, Saya INFJ

Posted: November 10, 2013 in HOME, Kisah Para Alien (INFJ)

Komposisi Kehidupan Kennissa

It took soooo many depressed years for me to finally realize that I’m an INFJ. Setelah ngisi MBTI tes dan hasilnya INFJ, barulah terjawab kenapa selama ini saya seperti “terpisah” dari dunia. Campuran antara introvert, HSP, empath, dan melancholy compulsive. Karena penjelasan tentang “introvert” aja belom cukup. Itu ga menjelaskan kenapa saya suka menganalisa suatu kasus dari berbagai sudut pandang. Penjelasan tentang HSP pun ga cukup, itu ga menjelaskan kenapa saya suka mengkritik diri sendiri dengan keras dan selalu menemukan sesuatu yang salah sama diri saya. Penjelasan tentang empath pun ga menjawab kenapa saya suka pake bahasa yang berbelit-belit dan membiarkan orang menebak maksudnya. Well. INFJ explanation answers all.

View original post 2,411 more words

My Personal Log.

1.Too many paradox on your mind – able to see things from all angle and perspective sometimes is a curse because the truth become gray/blurry, what is the most confusing and paradoxical than there are two truth in both force but goes against each other?

2.You like people and sometimes have ton of friends (and occasionally mistakenly for extrovert) but so many years socialize they know nothing about you except long term few of the “inner circle”.

3.Society misunderstood you because they cant grasp your idea behind your action – (because sometimes the source of this is intuitively basis; beyond logic can’t reach as they speak different language).

4.Your mind never stop Thinking!  Sometimes when my eyes stare blank to the street, my mind is travel across the universe in the speed of light.
You analyze and think deeply about everything especially life and human behavior  – You question everything in spite of you hide the real depth…

View original post 219 more words

My Personal Log.

Pada saat ketika kamu mulai menyadari bahwa orang-orang berusaha menganalisamu dengan fakta yang salah, mencoba memahamimu dengan perasaan yang salah, pada saat itulah kamu mulai memahami bahwa kamu tidak sama dengan mereka..

“Misterius” adalah karena mereka tidak memahami jalan pikiranmu..

“Aneh” adalah karena tidak banyak manusia sepertimu..

“Tidak normal” adalah karena definisi normal diciptakan oleh “kaum” terbanyak..

“Disalahpahami” karena persepsimu memang berbeda..

“Disalahmengerti” karena tidak semua orang bisa menghadapi kerumitan & perspektif pikiranmu..

 

Pahamilah dirimu sendiri sebelum memulai membuat orang memahamimu..

Pahamilah dirimu sendiri agar kamu bisa membela diri terhadap justifikasi salah terhadapmu..

Karena kedamaian dimulai dari berdamai dengan kenyataan akan apa yang kita hadapi.

 

Dedicated to all fellow Counselor, Protector, Confidant.

View original post

                                                           10 Besar hal-hal setiap INFJ ingin anda tahu

Apakah kamu INFJ? apakah kamu sering merasa kesepian dan disalahpahami?

INFJ adalah tipe kepribadian Myers-Briggs yang paling langka kurang dari 2% dari populasi. Karena itu, kita sering merasa seolah-olah banyak yang tidak memahami kita.

Meskipun ada banyak tentang kami yang kami ingin anda tahu, di sini adalah daftar 10 Besar Setiap INFJ yang kami Ingin anda tahu. (Untuk gambaran tipe kepribadian ini, silahkan baca profil INFJ.)

10. Kami adalah perencana

Seperti kebanyakan tipe Judging lainnya, INFJ menyukai struktur dan keteraturan. Walaupun intuisi kadang membuat struktur kami berfluktuasi, kami berusaha memberikan yang terbaik ketika dapat merencanakan rincian situasi dan kehidupan kami. Bagaimanapun juga, spontanitas tidak dapat kami hindari dan terjadi begitu saja diluar kehendak kami. Hal ini sangat mengganggu kami dan sering kali kami merespon keadaan yang tidak terkontrol ini dengan kemarahan dan frustrasi.

Brandie, dalam tulisannya “Little Left Of Normal” merangkumnya dengan baik dalam kalimat berikut, ” Terkadang spontanitas menempatkan kami kepada posisi dimana kami tidak dapat merencanakan…, dan kami merasa kecewa dengan keadaan seperti itu. Mohon dimengerti bahwa kami bukan merasa kecewa terhadap anda, hanya terhadap situasi yang kami hadapi”.

9. Kami sangatlah cerdas

INFJ adalah Pemikir Introvert ( Introvert Thinker) dan Perasa Extrovert (extroverted feelers). Dari kedua fungsi ini, kami kerap bergumul dalam mengartikulasi pemikiran kami. Seperti kita mungkin, dalam pikiran kami, kami dapat menjawab pertanyaan2 yang mempunyai arti yang mendalam, menyimpan informasi yang tak terhitung jumlahnya dan berdebat dengan yang terbaik darinya, tetapi ketika kami diminta untuk mengucapkannya, sering kali kami meraba-raba, terlihat gagap dalam berkata-kata dan hanya mengucapkan sebagian kecil dari apa yang benar benar kami pikirkan. Hal seperti ini menjadikan kami dipandang lamban dalam berpikir dan tidak cerdas.

Tetapi, ketika kami merasa nyaman dengan orang atau dengan situasi dan diberi banyak waktu untuk merenungkan pertanyaan dan mengorganisir pemikiran kami kedalam kata kata, kami mampu berbicara dengan fasih, jelas, dan bergairah pada hampir semua bahasan.

8. Kami hanya membutuhkan satu orang saja

Karena kami seorang introvert, INFJs benar benar merasa lengkap hanya dengan bersama satu orang saja, baik itu pasangan, teman, atau anggota keluarga. Ketika kami menjalin pertemanan, biasanya hubungan tersebut berlangsung untuk jangka waktu lama dan membutuhkan banyak alasan untuk menghancurkannya. TIdak seperti ekstrovert atau introvert lainnya, INFJs dapat menghabiskan sisa waktu hidupnya hanya bersama seseorang yang benar benar dekat dengannya dan tidak pernah merasa seolah olah kehilangan hubungan yang lain. Faktanya, kami lebih memilih untuk seperti itu.

Ketika kami memiliki banyak jalinan hubungan dalam kehidupan, kami menjadi mudah “kewalahan” dan merasa tidak memberikan yang terbaik bagi setiap hubungan tersebut, hal ini menyebabkan kami merasa sedih, kelelahan, dan perasaan tidak tertahankan.

7. Kesendirian yang terlalu lama membuat kami menderita.

Sementara beberapa introvert yang lain dapat berada dalam kesendirian untuk setiap detik dalam kesehariannya dan merasakan kepuasan, INFJ membutuhkan waktu untuk berada ditengah tengah orang-orang. Walaupun kami juga membutuhkan waktu sendiri untuk mengisi kembali energi kami, terlalu lama menghabiskan waktu sendirian menjadikan kami merasa lelah, kesepian dan depresi. INFJs berkembang melalui emosi emosi orang lain yang dirasakannya. Kami hidup untuk menjadikan orang lain merasa lebih baik agar kami pun merasa menjadi lebih baik. Kami tidak dapat melakukannya bila kami hanya sendirian. Ketika INFJ tidak memiliki hubungan dekat, mereka menjadi depresi dan merasa hampa.

“INFJs sering merasa paling bahagia dan lengkap ketika dapat membantu orang lain memahami dirinya dan semua permasalahan yang dihadapi.” – Personality Junkie, INFJ

6. Kami adalah perfeksionis

INFJs tidak pernah merasa bahagia dengan dirinya sendiri. Bagaimanapun INFJ telah berkembang, selalu ada ruang untuk menjadi lebih baik. Sering kali, kami tetap berjuang sekalipun berhasil dalam pencapaian, karena kami terus menerus fokus pada apa yang kurang dan bagaimana kami seharusnya bisa menjalankan dengan lebih baik lagi. Hal ini bisa membuat INFJ frustrasi ketika melihat orang lain merasa sudah puas dengan diri mereka sendiri.

“INFJ adalah perfeksionis yang meragukan bahwa mereka hidup sampai pada potensi penuh mereka. INFJs sangat jarang merasa benar benar damai dengan diri sendiri- selalu ada sesuatu yang dapat mereka kembangkan serta kehidupan disekitar mereka. Mereka percaya dengan pertumbuhan yang konstan, dan kurang meluangkan waktu untuk menikmati apa yang mereka capai…mereka mempunyai harapan yang sangat tinggi untuk diri sendiri, dan sering kali terhadap keluarga mereka.” – Portrait of an INFJ,www.personalitypage.com

5. Kami tidak menyukai obrolan ringan

Sementara banyak INFJs mempresentasikan sesuatu dengan baik, banyak dari kami berjuang dengan norma norma dan rutinitas, terutama ketika kami merasa hal tersebut kurang berarti. Seperti yang dibahas sebelumnya, kami merasa sulit untuk mengucapkan apa yang kami pikirkan, kami merasa tidak nyaman dalam situasi yang mengharuskan kami untuk melakukan hal spontan dan sikap yang dangkal, seperti bertemu dengan seseorang yang baru.

INFJs menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berpikir hal-hal mendalam dan kompleks, oleh karena itu percakapan yang dangkal dapat membingungkan dan membuat kami frustrasi. Membicarakan mengenai cuaca dan pertandingan olah raga lokal sangat melelahkan bagi kami. Kami memilih percakapan mengenai cerita kehidupan, problema realita yang memberikan kami kesempatan untuk mengajukan solusi atau percakapan yang bisa menjadi sesi terapi. Ketika kami bertanya “bagaimana kabarmu”, kami benar benar mengartikannya dalam dan setulus mungkin.

4. Label pada kami sangat berarti bagi kami

Ketika semua orang dapat dikategorikan secara spesifik dari tipe-tipe MBTI, INFJs cenderung langsung melekat pada label yang diberikan kepada kami segera setelah kami mengetahuinya. Sebagai tipe kepribadian yang terbilang langka, maksimal 2% dari jumlah penduduk dunia, kami merasa tersesat dan banyak disalah pahami. Suatu ketika kami memahami bahwa kami tidak sendirian dan menemukan penjelasan mengapa kami selalu merasa berbeda, kami merasa teramat bahagia dan merasa menjadi “normal”.

Sekalipun penjelasan mengenai INFJ tidak selalu sepenuhnya cocok 100% dengan kepribadian kami, hal tersebut tetap memberikan banyak masukan sebagaimana kami telah menghabiskan banyak waktu mendapatkan informasi tersebut dalam pencarian hidup kami. Empat huruf itu bisa berarti sebuah arah perubahan hidup bagi INFJ.

3. Kami mempunyai pemikiran yang terbuka

INFJs memiliki kemampuan yang luar biasa dalam berpikir secara abstrak. Dalam pemikiran kami, sangat mudah melihat area abu-abu dan batasan-batasan kabur. Sementara kami cenderung mempunyai prinsip dan gairah yang kuat, kami pun biasanya dapat melihat sudut pandang orang lain dalam berbagai situasi. Ketika terdapat opini yang berbeda, kami termotivasi untuk bertanya dan mencari informasi mengenai dua sudut pandang yang saling berlawanan agar bisa memahami perbedaan perspektif dari hal tersebut. Bagian dari kepribadian ini membawa pada sifat belas kasih yang dalam dan selalu berusaha memberi orang lain manfaat/ pengertian positif akan masalah keraguan yang dihadapi.

2. Kami adalah pribadi yang hangat.

INFJs boleh jadi terlihat “dingin” diluar. Karena kami cenderung tertutup dan hanya menikmati untuk menjadi terbuka kepada orang-orang terdekat saja, orang lain mungkin melihat kami “dingin” dan cenderung menyendiri dan terpisah. Hal ini jauh dari kenyataan yang sebenarnya. INFJs, faktanya memiliki hati yang hangat dan terbuka pada semua orang disekitar kami, tetapi karena secara sosial kami tampak “janggal”, kami berjuang dengan keras untuk membuat orang lain dapat meyadarinya. Rasa belas kasih kami tidak mengenal batas dan kami adalah orang orang tanpa pamrih. Kami berharap semua dapat berpikiran terbuka kepada kami dan mengetahui bahwa kami ada untuk mereka, walau bagaimana, kami juga mungkin saja tidak dapat terlalu terbuka pada mereka karena sifat kami sendiri, bukan karena kesalahan mereka.

1. Intuisi kami nyata

INFJs dikenal sebagai tipe pribadi yang paling intuitif. Kami tahu “begitu saja” mengenai banyak informasi tanpa bisa kami jelaskan sepenuhnya mengapa. Banyak tipe pengindra (Sensing) dan sedikit tipe intuitif lainnya, tidak bisa sepenuhnya memahami tingkat kedalaman intuisi kami dan tidak mempercayai pengetahuan yang kami miliki. Tanpa bisa dijelaskan mengapa, kami bisa merasakan perasaan orang lain disekitar kami sama dalamnya seperti seolah kami sendiri mengalaminya.

Seperti Anonymour INFJ mengatakan: ” Menurut pengalaman saya, bagian yang paling disalah pahami dari seorang INFJ adalah bagaimana kami ikut merasa semua yang dirasakan disekitar kami. Kami tidak bersimpati. Kami tidak berempati. Kami hanya benar-benar merasakan apa yang sedang anda rasakan. Sekalipun anda berusaha menyembunyikan dan tidak mengekspresikannya, kami tetap mengetahui perasaan anda sebenarnya.”

Sejalan dengan pemikiran terbuka dan rasa belas kasih, kemampuan intuisi kami dalam merasakan dan mengerti keadaan sekitar, menjadi alasan terbesar mengapa kami dengan mudah dapat membantu orang lain. Kami mengetahui apa yang terbaik bagi semua disekitar kami sekalipun kami tidak bisa mengatakan dengan jelas mengapa.

Kalau anda mengenal seorang INFJ atau ingin lebih dekat dengan INFJ, mempercayai intuisi kami adalah hal terbaik yang bisa anda lakukan, karena intuisi adalah bagian terbesar dari identitas kami.

Diterjemahkan planetinfj dari :
http://www.jennifersoldner.com/2013/06/top-10-things-every-infj-wants-you-to.html

Apa arti sukses bagi INFJ?

Orang-orang dengan tipe kepribadian INFJ memiliki sifat intens dan perfeksionis. Mereka mempunyai wawasan mendalam terhadap berbagai aspek dalam kehidupan, dan biasanya memiliki standar yang sangat tinggi untuk pemahaman dan pencapaian mereka, sebagai mana juga terhadap orang lain. Mereka berorientasi melayani orang lain, dan empatic terhadap individu lain. INFJ berusaha mencapai keadaan ideal untuk setiap aspek kehidupan mereka. Perasaan kesuksesan bagi INFJ berpusat disekitar tingkat pemahaman dan pencapaian diri mereka, merasa berguna dan dapat melayani orang lain, dan kondisi dari hubungan personal mereka. INFJ akan merasa telah sukses apabila mereka telah dapat menggunakan pengertian mendalam mereka terhadap sesuatu dan dapat secara nyata dapat membantu seseorang. Kita terkadang mendapati INFJ sebagai seorang penasihat dan guru, atau dibidang medis dan kesehatan.

Mengembangkan Kekuatan INFJ-mu

Sebagai INFJ, kamu memiliki anugrah khusus yang hanya dimiliki oleh INFJ dan merupakan kekuatan yang tidak alami ada di tipe lain. Dengan mengenali anugrah khususmu dan mendorong pertumbuhan dan perkembangannya, kamu akan lebih siap untuk melihat tempatmu didunia ini, dan kamu sendiri akan puas dengan peranmu.

Hampir semua INFJs akan mengenali karakteristik berikut dalam diri mereka. Mereka harus merangkul dan memelihara kekuatan ini:

* Mereka luar biasa mendalam, dan dapat melihat hal-hal yang tidak jelas menurut orang lain, Kemampuan untuk melihat pola dan makna di dunia ini dapat membantu INFJ dalam berbagai cara. INFJs biasanya memiliki sejumlah besar wawasan terhadap berbagai macam situas dan manusia yang berbeda.

* Ketika diberi tujuan atau sebuah konteks, seorang INFJ mampu menghasilkan segala macam kemungkinan. Mereka mampu melihat masalah dari berbagai sudut pandang.

* Mereka memahami perasaan orang lain, dan benar-benar peduli dengan orang lain. Empati dan kepedulian alami ini akan sangat membantu secara efektif orang lain terkait masalah mereka. dengan cara ini mereka akan menjadi teman , penasihat, guru dan pasangan.yg hebat.

* Mereka memiliki sifat “sangat taat”, mereka tidak takut akan kerja kerjas, dan akan mengajukan sejumlah besar upaya menuju sesuatu yang mereka yakini, ketekunan ini akan membantu INFJ untuk mencapai tujuan diidentifikasi.

* Perfeksionis dan idealis, mereka selalu berjuang untuk yang terbaik.

* Biasanya cerdas dan mampu berkonsentrasi dan juga fokus, INFJ biasanya dapat menangkap ide dan konsep-konsep yang sulit.

INFJ yang memiliki fungsi “Extraverted Feeling” berkembang dengan baik untuk melengkapi fungsi utama mereka “Introvert Intuition” akan mendapatkan anugrah khusus berikut :

* Mereka dapat mengubah pemahaman mendalam mereka terhadap sebuah situasi kepada rencana aksi tindakan yang sukses.

* INFJ yang memiliki fungsi “Judgment” berkembang dengan baik akan mampu untuk meraih dan memproses sebuah konsep yang jauh melebihi apa yang kecerdasan alami mereka tampaknya bisa hadapi.

* Mereka mungkin untuk mencapai tingkat pemahaman yang membuat mereka tampak bijaksana.

* Perfeksionis dan idealis dalam INFJ, ketika digabungkan dengan sifat Empati dan perhatian tulus terhadap orang lain, dapat menyebabkan mereka untuk menjadi “pelayan sejati” terhadap orang-orang dengan berbagai caranya. Mereka akan mungkin menjadi Docter, Menteri atau penasihat yang sangat baik. Jika mereka juga mencapai kebijaksanaan hidup dengan jumlah yang baik, mereka bisa menjadi kekuatan yang dahsyat, seperti Jesus (INFJ), dan Mahatma Gandhi (INFJ).

Potensi Area Masalah.

Dengan memiliki anugrah atau kekuatan, terkait juga kelemahan. Tanpa adanya “Buruk”, Tidak akan ada ” Baik”. Tanpa adanya “Sulit”, tidak akan ada “Mudah”. Kita menghargai kekuatan kita, tapi kita terkadang mengutuk atau mengabaikan kelemahan kita. Untuk tumbuh sebagai seseorang dan mendapatkan apa yang kita inginkan dalam hidup, kita tidak hanya bisa dengan memanfaatkan kekuatan kita, tapi juga harus bisa menghadapi kelemahan kita dan dapat menanganinya. Itu berarti melihat secara mendalam pada potensi Area masalah dalam kepribadian kita.

INFJ adalah pribadi langka dan orang-orang cerdas dengan berbagai macam anugrah khususnya. Ini yang harus tetap ada didalam benak kita membaca hal-hal negatif tentang kelemahan INFJ. Patut diingat bahwa kelemahan tersebut memang alamiah. Kami menawarkan informasi ini untuk menjadikannya sebagai perubahan positif, daripada kritik yang mencolok. Kami menginginkan anda untuk tumbuh kepada potensi penuh anda, dan menjadikan anda sebahagia dan sesukses mungkin yang dapat anda bisa.

Sebagian besar karakteristik kelemahan INFJ dikarenakan dari fungsi dominan mereka yaitu “Introvert Intuition”, mengambil alih kepribadian mereka ketitik dimana “kekuatan” lain ada dalam kepribadian mereka tidak lebih untuk “melayani” tujuan dari fungsi “Introvert Intuition” . Dalam kasus tersebut, INFJ mungkin menunjukkan beberapa atau semua dari kelemahan tersebut dengan tingkat yang bervariasi:

* Mungkin tidak menyadari (dan kadang-kadang tidak peduli) tentang bagaimana mereka “menjumpai” orang lain.
* Mungkin cepat mengabaikan masukan dari orang lain tanpa benar-benar mempertimbangkannya.
* Mungkin untuk menerapkan penilaian mereka lebih sering terhadap orang lain, daripada kepada diri mereka sendiri.
* Dengan kemampuan mereka untuk melihat masalah dari berbagai sisi, mereka kadang mungkin selalu menyalahkan orang lain pada berbagai masalah yang menimpa hidup mereka.
* Mungkin memiliki harapan yang tidak realistis dan / atau tidak masuk akal kepada orang lain.
* Mungin untuk tidak memiliki sikap toleransi terhadap kelemahan orang lain.
* Mungkin percaya bahwa mereka selalu benar.
* Mungkin terobsesi dan bersemangat pada rincian yang tidak penting pada gambaran besar.
* Mungkin pedas dalam mengejek dan sarkastik terhadap orang lain.
* Mungkin memiliki temperamen yang cepat dan intens.
* Mungkin menjadi tegang, terluka, dan memiliki tekanan darah tinggi dan sulit untuk santai.
* Mungkin menyimpan dendam, dan sulit untuk memaafkan orang lain.
* Mungkin menjadi plin-plan dan tidak yakin bagaimana untuk bertindak pada situasi yang membutuhkan pengambilan keputusan dengan cepat.
* Mungkin mengalami kesulitan mengkomunikasikan pikiran dan perasaan mereka kepada orang lain
* Mungkin melihat begitu banyak garis singgung di mana-mana dimana mereka tidak dapat tetap fokus pada intinya atau gambaran besarnya.

Penjelasan Masalah.

Sebagian besar potensi masalah yang dideskripsikan diatas adalah hasil dari fungsi utama “Introvert Intuition” mengambil alih Kepribadian INFJ ketitik dimana fungsi lain menjadi “budak” bagi fungsi “Introvert Intuition” , Kepribadian yang sehat harus memiliki keseimbangan antara fungsi dominan dan fungsi pendukungnya. Bagi INFJ, fungsi dominan “Introvert Intuition” perlu didukung dengan baik oleh fungsi pendukung mereka ” Extravert Feeling”. Jika fungsi “Extraverted Feeling” mereka hadir hanya untuk mendukung fungsi utama “Introvert Intuition” , maka kedua fungsi tersebut tidak akan dapat digunakan pada potensi penuhnya.

“Introvert Intuition” adalah fungsi kepribadian yang secara konstan mengumpulkan informasi, dan melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang, sebagai fungsi dominan dalam kepribadian, “Introvert Intuition” memiliki efek secara konstan memborbardir kejiwaan dengan informasi baru untuk dipertimbangkan. “Introvert Intuition” adalah seperti kerangka untuk memahami yang ada didalam pikiran. Sebagai sesuatu yang dipersepsikan, hal tersebut melebur kepada kerangka intuitive yang sudah ada. Jika ada sepotong informasi yang benar-benar baru sedang dipersepsikan oleh “Introvert Intuition”, orang tersebut harus meredefinisi ulang seluruh kerangka referensi mereka. Jadi,” Introvert Intuition” terus menyerap informasi tentang dunia yang perlu diproses dengan cara yang relatif panjang agar dapat dipahami. Hal tersebut menyajikan cukup tantangan bagi INFJ, Sangat tidak biasa bagi INFJ untuk merasa kewalahan dengan semua hal yang dia perlu
untuk dipertimbangkan secara penuh akan sebuah ide atau situasi.

Ketika “Introvert Intuition” mendominasi INFJ sehingga fungsi lain tidak dapat melayani sesuai fungsi/tujuannya, kita akan mendapati INFJ mengabaikan informasi yang seharusnya dipertimbangkan. Jika jiwa disajikan informasi yang terlihat segalanya seperti apa yang ” Introvert Intuition” telah proses dimasa lalu, maka “Extraverted Feeling” akan digunakan secara cepat untuk menolaknya. Jiwa yang menggunakan “Extraverted Feeling” untuk menolak ide-ide, daripada mengambil informasi kepada kerangka “Introvert Intuition”, dan oleh karenanya berpotensi untuk mem”bentuk”ulang atau meredefinisi kerangka kerja itu.

Menggunakan “Extraverted Feeling” dengan cara ini mungkin akan secara efektif melayani kebutuhan mendesak dari “Introvert Intuition”, tapi hal ini tidak ideal. Hal ini akan menyebabkan INFJ untuk tidak mempertimbangkan informasi yang mungkin berguna atau informasi “kritis” dalam mengembangkan pemahaman yang sesungguhnya dari sebuah isu. Hal itu dapat menyebabkan INFJ tampak sebagai terlalu kuat berpendirian atau sombong kepada orang lain.

Penggunaan yang lebih baik dari “Extraverted Feeling” pada INFJ yaitu dengan menggunakannya untuk menilai kekayaan wawasan mendalam INFJ dan menimbangnya pada dunia luar. Ketika kepribadian INFJ menggunakan “Extraverted Feeling” untuk “memotong” informasi yang masuk, daripada menggunakannya untuk menilai Intuisi internal mereka, hal itu sangat efektif untuk mencurangi dirinya sendiri. Hal itu seperti mendapatkan jawaban pada sebuah test tanpa perlu untuk benar-benar mengerti pertanyaannya. Lebih mudah untuk mendapatkan jawaban, daripada harus memikirkan semuanya. Bagi INFJ, yang memiliki sejumlah besar informasi dan “mempelajari” kebutuhan itu yang harus dilakukan, sangat menggoda mereka untuk mengambil jalan pintas. Kebanyakan INFJ akan melakukan hal tersebut sampai batas tertentu. Masalah yang sebenarnya akan terjadi ketika kepribadian INFj telah menjadi sangat tidak seimbang dan sipemiliknya merasa ekstrim diri sendiri lebih penting dan jarang untuk mempertimbangkan pendapat atau ide orang lain.

Pages: 1 2

INFJ Posters

Posted: June 9, 2013 in INFJ Posters
Tags:

b8bad0afc4a55c6e5098ebacbb051655IMG_20150422_091629_-138464953Untitled

 

JonSnowINFJ-1

 

 

 

INFJ33

infj

INFJ sm

INFJ Compicaded

images

frabz-INFJ-What-my-friends-think-I-do-What-my-mom-thinks-I-do-What-soc-7d4462

f7cae132932588a650494ad3629d3ec3

cgrarf4ci5

c73ee450ec12fe9f3bdd0fcb20a8070c

Blessing

246079567109913080_BBj2ttt1_c

82753711872902865_1ahzye3l_c

1319179450055

infj_matrix_by_bitrunner-d5mq03f

da4d36929c68ec6c3051507b71d75980

work.5245081.7.fig,white,mens,fbfbfb.infj-v3

tumblr_mfqb424XFV1qhbbiso1_500

tumblr_m1esretOU41r9m2cso1_500

tumblr_lnmqkxY1lM1qm2qjlo1_500

tumblr_ln9x9lafzF1qkzx40o1_500

the_choice_of_the_infj_by_bitrunner-d56j5ot

pd_infj

kid-s-infj-heart-beat-of-humanity

infj-women-s-80s-army-parody_design

infj-head

INFJ32_large

infj_cloud_atlas_by_bitrunner-d5mqttc

INFJ clairvoyant

images

images (1)

frabz-INFJ-When-the-world-sucks-make-a-new-one-f64c3d

draft_lens19967599module163209473photo_1353346694a

Pages: 1 2 3